Kangen

Kangen itu seperti senja
pasti datang saat matahari selesai bekerja

Kangen itu seperti senja
ketika siang tak apa-apa, memasuki sore mendadak manja

Kangen itu seperti senja
harus pelan-pelan dieja, kalau kecepetan bisa-bisa hilang begitu saja

 

13 Oktober 2016

Duduk berdua

Ada dua orang duduk berdua
Pria dan wanita
Tidak banyak bicara
Hanya menatap pada satu peristiwa

Mereka juga tak bercanda
Menatap seperlunya
Seperti enggan menyapa
Itu pun tidak ada salahnya

Keduanya bukan siapa-siapa
Karena memang hanya kenal saja
Kebetulan bertemu muka
Dalam satu momen tak sengaja

Tapi siapa yang mengira
Tiba-tiba muncul suatu rasa
Tentu bukan rasa curiga, melainkan sebaliknya menjadi suka

Sayangnya apa mau dikata
Orang bilang ini namanya rasa bukan pada tempatnya
Yah memang dunia bukan milik berdua
Sekali lagi, apa mau dikata?
Keduanya tak perlu bersama, toh sama-sama punya rasa

*Beberapa bulan lalu*

Angin

Lagi pula hidup tidak selalu berangin kencang
Kadang hanya angin sepoi yang menyelingi panas sang mentari

Saat angin sepoi itu kadang kita diam-diam merindukan sentuhan angin sedang supaya bertandang

Bahkan angin pun perlu mengantri agar dinanti

-nemu di notes BB-