Japan Trip – Day 5 – 27, Oct, 2016

Bangun-bangun sekitar jam 5 pagi di bus malam antarkota dari Tokyo ke Kyoto. Busnya lumayan enak lho karena kursinya satu-satu dan ada berbagai perangkat untuk bobok, plus ada toilet dan air minum. Dan voilaa nyampe di Kyoto Station sekitar jam 6-an. Kami pun nyari kamar mandi untuk gosok gigi dan cuci muka. Awalnya kepikiran untuk numpang di rumah senior di Kyoto tapi akhirnya memutuskan untuk langsung ke penginapan ajah.

Kami beli one day pas bus seharga 500 yen dan gak lupa ambil peta! Dan aseli Kyoto itu kayaknya kota pelajar amat deh, banyak amat anak sekolahan.

yang jelas kami gak nginep di sini, tapi ini gedung pas di depan Kyoto station
yang jelas kami gak nginep di sini, tapi ini gedung pas di depan Kyoto station
bocah-bocah lucuk
bocah-bocah lucuk
anak-anak karya wisata ya jalan ajah
anak-anak karya wisata ya jalan ajah
genk setempat
genk setempat
peta dan one day pass
peta dan one day pass

Kami pun nyampe di Guesthouse Origami. Sama mbaknya dibolehin numpang mandi dan naro barang, dan dari sana kami bisa lanjut ke Arashiyama  salah satu tempat wisata yang ternyata ruame amat. Ke sana naik bus dong, yah kira-kira satu jam perjalanan dari penginapan.

guesthouse Origami
guesthouse Origami
tempat ngaso
tempat ngaso

Apa hal pertama yang dilakukan? Tentu makan es krim, tapi lebih enak es krim di Kawagoe sih. Hal selanjutnya adalah ngambil peta wisata daerah sekitar situ.

Arashiyama yang emang rame turis
Arashiyama yang emang rame turis
es krim dulu
es krim dulu

Tempat pertama yang kami kunjungi adalah si bambo path  yang konon bagus di foto-foto, tapi eh tapi ternyata di sono lagi super duper rame, jadi foto-fotonya pun harus banget kerja kerazz.

foto pas rame
foto pas rame
foto pas sepi di bamboo  path yang agak lebih dalem
foto pas sepi di bamboo path yang agak lebih dalem
Nonomiya Shrine (masih di lingkungan Arashiyama)
Nonomiya Shrine (masih di lingkungan Arashiyama)

Selanjutnya kami masup ke Tenryu-ji Temple  yang masih di kompleks Arashiyama tapi harus bayar 500 yen untuk masuk. Ini temple kalo jadi rumah pasti enak bin asik banget karena punya kolam guede dan pemandangan gunung yang memanjakan mata. Gak bakal bosen untuk galau di teras sambil ngeliat pohon-pohon yang daunnya udah mulai memerah. Cumaaan ya emang banyak turis euy.

pemandangan di depan Tenryu-ji Temple
pemandangan di depan Tenryu-ji Temple
main building of Tenryu-ji Temple
main building of Tenryu-ji Temple
pose dulu
pose dulu
rame-reme-rame
rame-reme-rame
salah satu sudut Tenryu-ji Temple
salah satu sudut Tenryu-ji Temple
bangunan lain
bangunan lain
mainnya jauh-jauh amat neng
mainnya jauh-jauh amat neng

Dari Tenryu-ji, kami berencana untuk ke Golden Pavilion alias Kinkakuji Temple. Kami harus naik kereta dulu, untuk masuk perlu bayar 400 yen. Mungkin karena ini emang tempat wisata main stream, kami kembali ketemu super banyak turis, eyaaaa! Dan berhubung udah super laper, kami pun beli pizza khas Kyoto deket sana, tentu belinya 1 untuk 3 orang, hihihi.

kereta lucu ke Kinkakuji
kereta lucu ke Kinkakuji
tiket + the golden pavilion
tiket + the golden pavilion
the golden pavilion
the golden pavilion
jangan lupa pose di depan objek wisata
jangan lupa pose di depan objek wisata
banyak turis
banyak turis
anak sekolahan juga ramee
anak sekolahan juga ramee
kotak posnya sampe kuning
kotak posnya sampe kuning
kyoto pizza
kyoto pizza

Meski udah jam 5-an dan ternyata udah agak gelep, kami nekat mau ke Fushimi Inari Shrine yang tersohor dengan pilar-pilar orennya ituh. Tapiiii warna oren mencilak itu ternyata hanya terjadi saat siang hari, dan kalo udah gelep malah kuil dan tiangnya jadi berasa spooky bok! Well, tapi kan udah di sini, tetep harus poto-poto laah! Untung ketemu anak Indonesia dari Palembang yang juga berkunjung malem-malem, jadi bisa minta tolong foto deh, hihihi.

malah jadi spooky
malah jadi spooky
tapi gak mengurangi keinginan untuk foto-foto
tapi gak mengurangi keinginan untuk foto-foto
hiii
hiii
as spooky as I can
as spooky as I can
gelep orangnya
gelep orangnya
di depan shrine
di depan shrine
dscf8498
gerbang

Tadinya kami mau makan di Nishiki Market tapi berhubung udah kemaleman, jadi warung-warung makannya udah pada tutup deh, untung nemu di sonoan dikit tempat makan terjangkau, enak dan yang penting masih buka! Ayok dibakar! Dan berhubung makannya ajah udah malem, untung masih kekejar bus untuk balik ke penginapan. Sunguh perjalanan hari ini bikin kaki gempor!

setusuk 280 yen ajah
setusuk 280 yen ajah
tempat makan dari depan
tempat makan dari depan
Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s