Tentang Bulan Juni dan (sedikit) mengenai Bahagia

Ada banyak hal yang menyenangkan sepanjang Juni 2016. Banyak bertemu dengan orang baru, proyekan baru (proyekan lama yang semakin jelas arahnya sih), perjalanan baru, tantangan baru.

Salah satu hal menyenangkan adalah perjalanan ke Sydney dan Canberra, Australia pada 7-11 Juni 2016. Gw ngikut Menkopolhukam dan rombongan (termasuk Kapolri saat itu Jenderal Pol Badrodin Haiti dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme sekaligus calon Kapolri ketika itu Kombes Pol Tito Karnavian). Meskipun akhirnya gw merasa dibodohi karena selang dua hari ternyata presiden mengajukan nama Tito sebagai calon tunggal Kapolri dan gw gak tau apa-apan tentang itu. Perjalanan ke benua yang secara hukum adalah bagian dari Persemakmuran Inggris itu super duper seru.

I had a lot of fun strolling around Sydnew with my pal kaka Dewi and grabbed a lil time to chit chat with the one and only Frisca Tobing at Australia National University! Sekali lagi perjalanan itu menyenangkan bukan karena tempat tujuan yang super duper mencengangkan, tapi karena bersama dengan orang-orang yang menyukakan hati. Karena gw juga berkenalan dengan orang-orang baru baik dari Menkopolhukam maupun atase dan bahkan kawan-kawan dari Papua yang friendly. Plus ketemu si Mas Andy Widjojanto yang ternyata goa-nya ada di Menkopolhukam! Bonus nyobain makanan di dua fancy restoran di Sydney! What an unexpected experience.

Dan sesungguhnya pada Juni gw juga diberikan kesempatan untuk lebih serius pelayanan baik di RPA, RPPJ maupun Lausanne. Tiga pelayanan yang berjalan bersamaan dan kebanyakan mengurus hal teknis tapi bagaimana dari urusan teknis itu membuat diri kita bergantung kepada Sang Kuasa. Kekontrasan dalam dunia yang penuh dengan dualisme ini (i.e pria-wanita, siang-malam, baik-buruk, yin-yang, benar-salah), suatu urusan teknis kerap berkorelasi dengan kemampuan manusia dan bukan keberadaan Sang Pencipta. Tapi di situlah gw belajar banyak bahwa dualisme dunia tidak bisa dan tidak boleh dibawa dalam pelayanan yang seharusnya holistik karena Tuhannya satu yang mengurusi semuanya tanpa terbagi-bagi.

Bulan Juni ini gw juga belajar berelasi dengan manusia lain, baik orang yang sudah lama dikenal tapi baru kenal banget sekarang maupun orang yang benar-benar baru dikenal dan bisa jadi pada masa yang akan datang bisa lebih dikenal. Persoalannya dalam perjalanan mengenal orang itu ada ekspektasi-ekspektasi yang kadang melampaui akal sehat sehingga saat ekspektasi itu tidak terpenuhi maka momen yang seharusnya jadi bahagia berubah ke arah sebaliknya. The problem is, even though I’ve trained my self to control what I feel and think so many years, I barely control it 100 percent, for sure because I don’t belong myself and belong to Him, that’s why self resignation is a must even feel so hard. Well, but it’s quite defastating to find your expectation flew away in front of your eyes.

Pada bulan Juni (dan pertengahan Juli) ini pun gw makin mempelajari mengenai artinya bergerak dan berserah. Sebenarnya bukan dari pengalaman gw sih, tapi lebih dari pengalaman orang yang gw bahkan belum pernah temui dan kenal sebelumnya, hanya Tuhan menempatkan gw di posisi menjelang akhir hidup orang dekat kenalan baru gw itu. Well, berikut maksud bergerak dan berserah itu seperti yang disampaikan di ODB.

After the Israelities left Egypt, God led them “around by the desert road toawrd the Red Sea” (Ex 13: 17-18). Though there were shorter routes, God led them a longer way around the desert and demonstrated His faithfulness and power. His faithful presence was with them in pillars on fire and cloud (vv 21-22), and He demonstrated His power by His miraculous deliverance of the Israelities from the pursuing Egyptians (ex.14).

God used that time in the desert to instruct and mature the people He had called to follow Him. The easy road would have led them to disaster. The long road prepared the nation of Israel for their successful entry into the Promised Land.

Our God is faithful, and we can trust Him to lead us and care for us no matter what we face. We may not understand the reason for the path we are on, but we can trust Him to help us grow in faith and maturity along the way (ODB). And I will add: do not lose heart for everything is in His hands.

Jadi dari pengalaman dengan teman yang punya masalah dan entah bagaimana Tuhan menghubungkan gw dengan mereka (dan juga salah satu pejabat di Ditjen PAS) hingga akhirnya keluarganya merasa sangat terberkati, bagaimana mungkin gw gak bisa menjadi berkat untuk orang-orang di sekitar gw? Life is too short to be tamed in one place kata orang yang suka traveling, tapi kalo kata gw yang biasa-biasa dan gampang terobang-ambing ini, Life is too short to be locked to delight yourself.

Well, dalam segala keterbatasan dan kelinglungan gw dalam berpikir, berkata-kata dan bertindak setidaknya gw punya satu tujuan yang lumayan agak jelas: Ikut ambil bagian dalam mewujudkan kebahagian orang lain. Ada beberapa hal yang menurut gw, gw sedang dalam upaya menuju tujuan tersebut (semoga gw gak ke-ge-er-an) dan sewajarkan gw tidak bisa (dan tidak perlu) memaksakan diri untuk masuk ke hidup orang lain bila akhirnya gw malah gak bikin orang itu hidup tenang dan bahagia.

Dan ini link berita gw:

http://www.antaranews.com/berita/566067/indonesia-australia-pererat-kerja-sama-atasi-terorisme

http://www.antaranews.com/berita/567043/membedah-penanggulangan-terorisme-ala-ekonomi-menkopolhukam

http://www.antaranews.com/berita/568532/tito-karnavian-dan-strategi-berlapis-berantas-teroris

http://www.antaranews.com/berita/568527/badan-cyber-nasional-demi-indonesia-digital

http://www.antaranews.com/berita/567288/menikmati-sydney-dalam-balutan-cahaya-vivid

Tapi postingan ini dipublikasikan pada pertengahan September, huft!

dscf5850
Menwa, mas Andi, Frisca, gw (ki-ka)
dscf5860
makanan mahal di resto Italia
dscf5951
bersama kaka Dew di…hmmm di suatu sudut Sydney lah
dscf6020
di depan Sydney bridge!
dscf6064
ngebir di bawah Sydney Opera House, lucuk deh bir2 lokalnya
dscf5736
foto orang-orang penting, agak silau ternyata
Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s