Hari kedua: Lovely Malang

Sampe di stasiun Malang, kami pun mencari angkot untuk ke Toko Oen, yang konon terkenal itu. Si angkot menawarkan diri untuk mengantar sampai ke penginapan di Batu dengan harga Rp150 ribu, berarti seorang Rp25 ribu, lumayan lah.

Di Toko Oen yang agak2 mirip Ragusa gitu makanannya sesungguhnya biasa ajah, mungkin karena kami gak makan signature dish-nya yaitu steak lidah berhubung harganya kemahalan, jadi yang dipesan ya semacam nasi goreng, mi dan semacamnya yang hmmm…bisalah untuk mengganjal perut. Dan tokonya juga gaya-gaya lama gitu, tentu pas untuk dijadiin tempat foto-foto. Es krimnya juga ya lumayanlah, tapi selain itu yah mending ke tempat lain ajah deh, hahaha. Saya sih cuman beli nasi makboi dan patungan es krim jadi semuanya harganya Rp43 ribu.

Selanjutnya kami tiba di penginapan The Batu Villas. Tempatnya enak, bersih, dan yang penting satu kamar boleh diisi 6 orang! gak kebayang kan gimana boboknya?

Tapi memang tujuan ke sana bukan bobok, tapi nyimpen barang menuju Museum Angkut yang cuman 5 menit dari sonoh.
Si Museum Angkut itu menurut gw ala-ala Madame Tussauds gitu, karena isinya replika bejibun kendaraan dan bisa foto sama itu kendaraan. Cukup dengan membayar Rp60 ribu untuk tiket di hari kerja ditambah Rp30 ribu buat yang bawa kamera digital/SLR bisa PUAS (atau bahkan LELAH) keliling ini museum yang ada area transportasi darat, laut dan udara ditambah suasana Las Vegas, Broadway, China Town, Paris, London, dll.
Buat yang pengen foto-foto ya puaas bangets lah.
Tapi apa moral of the story? Buat saya: Apa yang ada di dunia ya bisa dibuatkan replikanya, hanya kenangan yang tidak bisa diungkapkan dengan imitasi karena kenangan menyatu selamanya dengan sang empunya jiwa #alah

Tidak lupa kesan mengenai kota Malang: menyenangkan dan mendorong saling pengertian. Saat bepergian bersama-sama teman, satu hal yang harus banget untuk dibawa adalah rasa saling pengertian dalam jumlah banyakatau bahkan tidak terbatas. Yah namanya juga lagi jalan-jalan bareng, rencana boleh ada tapi kan belum tentu semua kesampean dan di sanalah pengertian berperan.
Dan Malang adalah kota yang memupuk rasa pengertian itu, aahh

Well, harus pulang ke penginapan segera. Isi perut dan istirahat secukupnya karena perjalanan selanjutnya adalah menuju BROMO!!

Pemandangan Batu dari Museum Angkut
Pemandangan Batu dari Museum Angkut

 

Vegas di Batu?
Vegas di Batu?
Jadi anak vespa
Jadi anak vespa
koleksi museum angkut
koleksi museum angkut
koleksi museum angkut
koleksi museum angkut
Peluuukkk
Peluuukkk
Es Krim 3 rasa di Oen
Es Krim 3 rasa di Oen
panorama Toko Oen
panorama Toko Oen
Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s